MANFAAT BERDIRI TERBALIK (SIRSASANA)
Terapi berdiri terbalik sudah dikenal sejak 400 SM,
oleh Hippocrates yaitu Bapak Pengobatan, beliau mengobati beberapa pasiennya
menggunakan terapi ini. Didalam dunia Yoga, pose ini disebut dengan nama Sirsasana
yang juga dikenal dengan King of Asanas, yaitu raja dari semua postur yoga.
Disebut demikian karena manfaat yang didapatkan dengan melakukan pose ini
paling lengkap jika dibandingkan postur / asana yang lainnya. Lalu apa saja
manfaat yang didapatkan bagi kesehatan kita dengan melakukan pose ini ? Let's
check it out !
Ketika tubuh berada dalam posisi terbalik - dengan kepala di bawah - tubuh beserta isinya sejenak terbebas dari berat badan dan gravitasi bumi. Efek positif terasa pada hampir seluruh tubuh. Melakukan pose ini dapat meningkatkan sirkulasi darah di sepanjang tubuh dan berpengaruh pada peningkatan beberapa fungsi tubuh.
Saat seseorang melakukan posisi terbalik ini, aliran darah yang kaya akan oksigen diarahkan dari wilayah bawah tubuh ke jantung, sehingga dapat meningkatkan fungsi jantung, hal ini juga membuat tugas jantung memompa darah ke otak lebih mudah.
Otak walaupun hanya seberat 3% dari total berat badan kita, akan tetapi otak adalah pengkonsumsi oksigen terbesar jika dibandingkan organ tubuh yang lain yaitu sekitar 25% dari asupan oksigen untuk seluruh tubuh. Apabila otak tidak mendapatkan supply darah kapiler yang cukup, maka sel-sel otak menjadi tidak berkembang dan tidak berguna. Posisi ini meningkatkan Arus Oksigen ke Otak, efeknya adalah menguatkan daya ingat, meningkatkan kecerdasan, meningkatkan kemampuan berkonsentrasi, menghalau sakit kepala, migren, ketegangan pikiran, dan kepanikan serta dapat mencegah kepikunan pada orang tua. Dan yang lebih penting lagi pose ini dapat menimbulkan efek relaksasi dan meredakan stress, yang merupakan akar dari semua penyakit yang dialami manusia. Juga disebutkan bahwa dengan meningkatnya sirkulasi darah ke kepala melalui pose terbalik ini, akan dapat mencerahkan warna kulit, meningkatkan rasa kewaspadaan dan juga meningkatkan fungsi pendengaran dan penglihatan.
Ketika tubuh berada dalam posisi terbalik - dengan kepala di bawah - tubuh beserta isinya sejenak terbebas dari berat badan dan gravitasi bumi. Efek positif terasa pada hampir seluruh tubuh. Melakukan pose ini dapat meningkatkan sirkulasi darah di sepanjang tubuh dan berpengaruh pada peningkatan beberapa fungsi tubuh.
Saat seseorang melakukan posisi terbalik ini, aliran darah yang kaya akan oksigen diarahkan dari wilayah bawah tubuh ke jantung, sehingga dapat meningkatkan fungsi jantung, hal ini juga membuat tugas jantung memompa darah ke otak lebih mudah.
Otak walaupun hanya seberat 3% dari total berat badan kita, akan tetapi otak adalah pengkonsumsi oksigen terbesar jika dibandingkan organ tubuh yang lain yaitu sekitar 25% dari asupan oksigen untuk seluruh tubuh. Apabila otak tidak mendapatkan supply darah kapiler yang cukup, maka sel-sel otak menjadi tidak berkembang dan tidak berguna. Posisi ini meningkatkan Arus Oksigen ke Otak, efeknya adalah menguatkan daya ingat, meningkatkan kecerdasan, meningkatkan kemampuan berkonsentrasi, menghalau sakit kepala, migren, ketegangan pikiran, dan kepanikan serta dapat mencegah kepikunan pada orang tua. Dan yang lebih penting lagi pose ini dapat menimbulkan efek relaksasi dan meredakan stress, yang merupakan akar dari semua penyakit yang dialami manusia. Juga disebutkan bahwa dengan meningkatnya sirkulasi darah ke kepala melalui pose terbalik ini, akan dapat mencerahkan warna kulit, meningkatkan rasa kewaspadaan dan juga meningkatkan fungsi pendengaran dan penglihatan.
Pose ini juga
sekaligus meningkatkan pasokan darah ke bagian wajah, sehingga bermanfaat untuk
menyegarkan jaringan kulit, menangkal keriput, dan mengencangkan kulit wajah.
Suplai makanan yang berlimpah pada kulit bagian kepala juga berefek menyuburkan
rambut, menghambat tumbuhnya uban, mencegah kerontokan, dan memelihara rambut
tetap sehat mengkilat. Dengan bertambahnya
aliran darah ke otak maka akan merangsang kelenjar pituitary ( sering disebut
masternya kelenjar endokrin) untuk mengontrol semua kelenjar endokrin yaitu
adrenal, thiroid, ovarium dan testis yang mana semua kelenjar ini bertanggung
jawab pada semua metabolisme tubuh, pertumbuhan, tekanan darah, seksualitas,dan
banyak lagi fungsi lainnya yang penting bagi tubuh. Pose ini juga dapat
membantu fungsi pernafasan. Karena pada saat melakukan posisi ini, paru-paru
bagian atas dan bawah mendapat pasokan oksigen sehingga pada gilirannya dapat
bermanfaat untuk mengurangi gangguan pernapasan seperti bronkitis, asma, hidung
dan infeksi tenggorokan. Pose ini juga baik bagi
mereka yang menderita gangguan pencernaan dan sembelit.
Manfaat lain dari pose ini yaitu meningkatkan mood
dan mengurangi depresi, ketegangan otot juga
berkurang 35%, rasa cemas dan sulit tidur dapat diobati dengan terapi ini. Pose ini dapat meningkatkan fungsi seksual, karena
meningkatnya pasokan darah segar dan kaya nutrisi kedaerah reproduksi, sehingga
dapat meningkatkan fungsi seksual, mengobati impotensi dan juga baik bagi
wanita yang ingin hamil. Juga membantu proses pembersihan darah dan baik bagi
wanita yang sering mengalami nyeri saat datang bulan. Bagi para atlet sering merasakan sakit pada ototnya
setelah latihan, hal ini karena tubuh memproduksi dalam jumlah besar asam
laktat dan puing-puing zat sampah lainnya, dengan melukan pose ini zat-zat
sampah tersebut akan lebih cepat dibersihkan sehingga rasa sakit pada otot
lebih cepat hilang.
Melakukan pose terbalik ini dapat merangsang sistem limfatik tubuh untuk lebih aktif. Sistem limfatik membersihkan racun dari jaringan dan memainkan peran penting dalam sistem kekebalan tubuh. Sistem limfatik tubuh bekerja meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk menghancurkan patogen dan menyaring material sampah tubuh. Sistem ini bekerja membersihkan sel darah mati, material sampah tubuh, sel kanker dan racun/toksin dari dalam tubuh untuk kemudian dibuang. Sistem limfatik juga bekerja dengan sistem sirkulasi tubuh untuk mengantar nutrisi, oksigen dan hormon dari darah ke dalam sel-sel tubuh.
Untuk mendapatkan manfaat yang disebutkan tadi, lakukan pose ini setiap hari antara 5-15 menit. Bagi pemula lakukan semampunya dulu. Berlatihlah pose sirsasana jika anda tidak memiliki alat Inversion tables. Bagi mereka yang terlalu berat melakukan pose sirsasana, maka dapat diganti dengan pose sarvangasana yang sering disebut juga queen of yoga pose, karena manfaat yang didapat relatif hampir sama.
Melakukan pose terbalik ini dapat merangsang sistem limfatik tubuh untuk lebih aktif. Sistem limfatik membersihkan racun dari jaringan dan memainkan peran penting dalam sistem kekebalan tubuh. Sistem limfatik tubuh bekerja meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk menghancurkan patogen dan menyaring material sampah tubuh. Sistem ini bekerja membersihkan sel darah mati, material sampah tubuh, sel kanker dan racun/toksin dari dalam tubuh untuk kemudian dibuang. Sistem limfatik juga bekerja dengan sistem sirkulasi tubuh untuk mengantar nutrisi, oksigen dan hormon dari darah ke dalam sel-sel tubuh.
Untuk mendapatkan manfaat yang disebutkan tadi, lakukan pose ini setiap hari antara 5-15 menit. Bagi pemula lakukan semampunya dulu. Berlatihlah pose sirsasana jika anda tidak memiliki alat Inversion tables. Bagi mereka yang terlalu berat melakukan pose sirsasana, maka dapat diganti dengan pose sarvangasana yang sering disebut juga queen of yoga pose, karena manfaat yang didapat relatif hampir sama.
Walaupun pose terbalik ini banyak memiliki manfaat
buat kesehatan kita, namun tidak semua orang boleh melakukan pose ini. Berikut
ini adalah kondisi yang TIDAK dianjurkan untuk melakukan posisi terbalik yaitu
: Wanita yang
sedang menstruasi, penderita darah tinggi, penderita darah rendah, wanita yang
sedang hamil, punggung yang lemah, infeksi telinga bagian tengah, glaukoma,
obesitas berlebih, cedera tulang belakang, masalah retina dan penderita hiatal hernia.


Komentar
Posting Komentar