Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2015
# 4 # KAIDAH TENTANG UPAYA MINIMAL kecerdasan alam berfungsi tanpa upaya….. tanpa beban, dengan keselarasan, dan dengan cinta kasih. Dan jika kita manfaatkan daya keselarasan, kegembiraan, dan cinta kasih, maka kita menciptakan sukses dan keberuntungan tanpa berupaya. *** Eksistensi yang utuh tahu tanpa mencari, melihat tanpa memandang, mencapai hasil tanpa berbuat. Lao Tzu Kaidah spiritual keempat dari sukses adalah Kaidah tentang Upaya Minimal. Kaidah ini berdasarkan pada fakta bahwa kecerdasan alam berfungsi tanpa upaya dan sama sekali tanpa beban. Ini merupakan prinsip tindakan minimal serta tanpa perlawanan, sehingga karenanya merupakan prinsip keselarasan dan cinta kasih. Apabila kita berhasil mempelajari hal ini dari alam, dengan mudah kita akan dapat memenuhi hasrat-hasrat kita. Jika Anda perhatikan cara kerja alam, akan Anda lihat bahwa nyaris tidak ada upaya yang terlibat di dalamnya. Rumput tumbuh, bukan berupaya untuk tumbuh. Ikan berenang...
# 3 # KAIDAH TENTANG “KARMA” ATAU SEBAB AKIBAT Setiap tindakan menimbulkan suatu daya energi yang kembali kepada kita dengan takaran setimpal… Apa yang kita semaikan, itulah yang kita petik. Dan apabila kita pilih tindakan yang memberikan kebahagiaan dan sukses pada orang lain, maka buah karma kita adalah kebahagiaan dan sukses. $$$ Karma adalah pernyataan tegas yang abadi dari kebebasan manusia… pikiran kita, kata-kata dan perbuatan kita adalah benang-benang jaring yang kita sendiri menebarkannya ke diri kita. Kaidah spiritual ketiga adalah Kaidah tentang Karma, atau yang lebih umum disebut Hukum Karma. “Karma” adalah tindakan dan sekaligus juga konsekuensi dari tindakan itu sendiri. Karma merupakan sebab dan akibat sekaligus, sebab semua tindakan membangkitkan suatu daya energi yang kembali kepada kita dengan takaran setimpal. Tidak ada yang asing tentang hukum Karma, yang dalam konteks buku ini diistilahkan sebagai Kaidah tentang Karma. Boleh dibilang tidak...
#2# KAIDAH TENTANG MEMBERI Jagat raya melalui pertukaran dinamis… Memberi dan menerima merupakan aspek-aspek Lain dari arus energi di jagat raya. Dan dalam kesediaan kita untuk Memberikan hal yang kita dambakan, Kelimpahruahan jagat raya Akan tetap bersikulasi di dalam hidup kita. Wadah ringkih ini kau kosongkan saban kali, dan terisi kembali dengan kehidupan baru. Seruling buluh ini kau bawa terus melalui bukit dan lembah, dan kau lantunkan melaluinya melodi-melodi yang senantiasa baru… Pemberianmu yang tak terhingga datang padaku hanya ke tanganku yang begitu kecil. Waktu demi waktu berlalu, dan kau terus saja menuangkan, dan masih saja selalu ada tempat untuk diisi. Rabindranath Tagore, Gitanjali Kaidah spiritual kedua dari sukses adalah Kaidah tentang Memberi, yang juga dapat disebut Kaidah tentang Memberi dan Menerima, sebab jagat raya bertindak, berfungsi, melalui pertukaran yang dinamis. Tidak ada sesuatu pun yang statis, yang tetap seperti s...