Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

6 Yoga Poses to Help Relieve Neck Pain

Gambar
Many people suffer from neck pain on a regular basis. Stress, poor posture, accidents, and long-stored physiological tension can contribute to a mild stiff neck or even a full-blown muscle spasm of the neck, shoulders, and upper back. When confronted with neck pain, we tend turn to medication or a heating pad for relief. However, there are several yoga poses that have therapeutic effects on the neck as well. The next time you have a twinge of pain, turn to one—or all—of these six yoga poses for relief from neck pain and tension. Bitilasana (Cow Pose) and Marjariasana (Cat Pose) Cow-Cat pose is a gentle up-and-down flowing posture that brings flexibility to the entire spine. It stretches and lengthens the back torso and neck. It’s a wonderful and easy movement to open and create space through the entire neck. To begin with cow pose, kneel on your hands and knees in a neutral, tabletop position. Be sure to align the hands below the shoulders and knees dir...
Gambar
10 Alasan untuk Memulai Hari dengan "Surya Namaskar" Bangun pagi-pagi dan berlatih Surya Namaskar adalah salah satu cara terbaik untuk memulai hari Anda agar fresh . Juga dikenal sebagai matahari salam , Surya Namaskar adalah urutan 12 pose yoga   yang mengalir satu ke yang lain dengan pernapasan berirama . Masing-masing dari 12 pose dari Surya Namaskar dirancang untuk memiliki manfaat tertentu pada tubuh . Urutan nya dapat meningkatkan kesehatan jantung Anda , meningkatkan sirkulasi darah Anda , membantu Anda mengalahkan stres dan detoksifikasi tubuh Anda bersama dengan menawarkan beberapa manfaat lainnya . 1. Meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan Menggabungkan Surya Namaskar dalam rutinitas harian Anda dapat membuat perbedaan positif dalam hidup Anda . Ketika dilakukan dengan benar , Surya Namaskar menyuguhkan pemanasan tubuh yang lengkap serta kesadaran mental . Proses ini melibatkan mengambil n...

ASAL - USUL AWAL MULA KABUPATEN BULELENG & KOTA SINGARAJA.

CERITA RAKYAT BALI ASAL - USUL AWAL MULA KABUPATEN BULELENG & KOTA SINGARAJA. " I GUSTI PANJI SAKTI " Dahulu kala di Pulau Bali, tepatnya di daerah Klungkung hiduplah seorang Raja yang bergelar Sri Sagening. Ia mempunyai istri yang cukup banyak. Istri yang terakhir bernama Ni Luh Pasek. Ni Luh Pasek berasal dari Desa Panji dan merupakan keturunan Kyai Pasek Gobleg. Namun malang nasib Ni Luh Pasek, sewaktu ia mengandung, ia dibuang secara halus dari istana, ia dikawinkan dengan Kyai Jelantik Bogol oleh suaminya. Kesedihannya agak berkurang berkat kasih sayang Kyai Jelantik Bogol yang tulus. Setelah tiba waktunya ia melahirkan anak laki-laki yang dinamai I Gusti Gede Pasekan. Bayi bernama I Gusti Gede Pasekan makin hari makin besar, setelah dewasa ia mempunyai wibawa besar di Kota Gelgel. Ia sangat dicintai oleh pemuka masyarakat dan masyarakat biasa. Ia juga disayang oleh Kyai Jelantik Bogol seperti anak kandungnya sendiri. Pada suatu hari, ket...

" RAJA PALA" PEMBURU TAMPAN YANG BERISTRIKAN BIDADARI KHAYANGAN

CERITA RAKYAT BALI " RAJA PALA" PEMBURU TAMPAN YANG BERISTRIKAN BIDADARI KHAYANGAN Tersebutlah seseorang yang bernama Rajapala, yang berasal dari Wanakeling, rupanya tampan, pekerjaannya berburu. Pada saat berada dalam perburuan di tengah hutan, ia kepayahan dan kehausan, lalu ada keinginannya untuk mencari air. Dalam perjalanannya mencari mata air, melewati sebuah asrama yang kosong, lalu ia berteduh di bawah pohon tigaron, disampingnya ada pancuran dengan air yang jernih, dikelilingi dengan pepohonan dan bunga-bunga yang harum. Pada saat menikmati keheningan, ia melihat tujuh orang bidadari (widyadhari) yang cantik-cantik, sedang asyik mandi di kolam. Sang Rajapala mengintip dari celah-celah pohon pudak, dengan niat untuk mendapatkan seorang dari tujuh bidadari itu, sehingga timbullah niatnya, untuk mengambil baju bidadari itu, lalu diambil menggunakan galah yang panjang. Dengan mendapatkan baju itu lalu disembunyikannya, akhirnya seorang dari tujuh ...

ASAL - USUL SELAT BALI

CERITA RAKYAT BALI ASAL - USUL SELAT BALI "MANIK ANGKERAN" Pada jaman dahulu kala, ada seorang pemuda bernama Manik Angkeran. Ayahnya seorang Begawan yang berbudi pekerti luhur, yang bernama Begawan Sidi mantra. Walaupun ayahnya seorang yang disegani oleh masyarakat sekitar dan memiliki pengetahuan agama yang luas, tetapi Manik Angkeran adalah seorang anak yang manja, yang kerjanya hanya berjudi dan mengadu ayam seperti berandalan-berandalan yang ada di desanya. Mungkin ini karena ia telah ditinggal oleh Ibunya yang meninggal sewaktu melahirkannya. Karena kebiasaannya itu, kekayaan ayahnya makin lama makin habis dan akhirnya mereka jatuh miskin. Walaupun keadaan mereka sudah miskin, kebiasaan Manik Angkeran tidak juga berkurang, bahkan karena dalam berjudi ia selalu kalah, hutangnya makin lama makin banyak dan ia pun di kejar-kejar oleh orang-orang yang dihutanginya. Akhirnya datanglah Manik ketempat ayahnya, dan dengan nada sedih ia meminta ayahnya untuk...

PEMBURU YANG MASUK SURGA " I LUBDAKA "

CERITA RAKYAT BALI PEMBURU YANG MASUK SURGA " I LUBDAKA " Hari raya Sivalatri (Siwaratri) merupakan hari Pejagran, di mana Hyang Widhi (Tuhan Yang Maha Esa), dalam kepercayaan umat Hindu, memanifestasikan diri sebagai Dewa Siwa yang melakukan yoga semalam suntuk untuk melebur dosa manusia. Pada malam Savalatri ini, tiap insan mendapat kesempatan melebur segala dosa dengan melaksanakan brata Siwa ratri. Ini disebutkan dalam kitab Padma Purama yang menyebutkan malam Siwaratri adalah malam peleburan dosa manusia yang pernah dilakukan sepanjang hidupnya dan lontar Lubdaka yang menyatakan bahwa walaupun seseorang sangatlah berdosa, tapi jika ia melaksanakan brata Sawaratri, niscaya masih mendapat kesempatan untuk melebur semua dosanya. Demikianlah gambaran yang dilukiskan dalam cerita rakyat Bali Lubdaka, yang kemudian masuk ke dalam khazanah cerita rakyat Indonesia. Cerita rakyat Bali Lubdaka Dikisahkan bahwa Lubdaka adalah seorang pemburu binatang hutan yan...

KISAH PERCINTAAN JAYAPRANA DAN LAYONSARI YANG MELEGENDA

CERITA RAKYAT BALI KISAH PERCINTAAN JAYAPRANA DAN LAYONSARI YANG MELEGENDA Pada jaman dahulu kala, ada sebuah kerajaan kecil di daerah utara pulau Bali. Kerajaan itu bernama kerajaan Wanekeling Kalianget. Di kerajaan itu, hiduplah satu keluarga sederhana, terdiri dari suami istri serta tiga anaknya, dua orang laki-laki dan seorang wanita. Kerajaan itu terkena sebuah wabah yang menyebabkan banyak warganya meninggal, baik dari kalangan kerajaan maupun rakyat biasa. Keluarga sederhana itu pun ikut terkena wabah, empat anggota keluarganya meninggal dan menyisakan si bungsu, I Nyoman Jayaprana. Raja Kalianget saat itu, juga merasakan duka yang mendalam atas banyaknya warga yang meninggal, sehingga Raja memutuskan untuk mengunjungi rakyatnya. Pada saat kunjungan, Raja merasa tertarik dengan Jayaprana yang pada saat itu tengah menangisi kematian kedua orang tua dan kedua saudaranya. Raja merasa iba dan teringat dengan mendiang anaknya hingga membuatnya ingin menjadikan ...
# 4 # KAIDAH TENTANG UPAYA MINIMAL kecerdasan alam berfungsi tanpa upaya….. tanpa beban, dengan keselarasan, dan dengan cinta kasih. Dan jika kita manfaatkan daya keselarasan, kegembiraan, dan cinta kasih, maka kita menciptakan sukses dan keberuntungan tanpa berupaya. *** Eksistensi yang utuh tahu tanpa mencari, melihat tanpa memandang, mencapai hasil tanpa berbuat. Lao Tzu Kaidah spiritual keempat dari sukses adalah Kaidah tentang Upaya Minimal. Kaidah ini berdasarkan pada fakta bahwa kecerdasan alam berfungsi tanpa upaya dan sama sekali tanpa beban. Ini merupakan prinsip tindakan minimal serta tanpa perlawanan, sehingga karenanya merupakan prinsip keselarasan dan cinta kasih. Apabila kita berhasil mempelajari hal ini dari alam, dengan mudah kita akan dapat memenuhi hasrat-hasrat kita. Jika Anda perhatikan cara kerja alam, akan Anda lihat bahwa nyaris tidak ada upaya yang terlibat di dalamnya. Rumput tumbuh, bukan berupaya untuk tumbuh. Ikan berenang...