Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2016

#5# KAIDAH TENTANG NIAT DAN HASRAT

Pada setiap niat dan hasrat terkandung perangkat pengabulannya.. niat dan hasrat di medan potensialitas murni memiliki daya pengaturan yang tak terhingga. Dan apabila kita letakkan suatu niat pada lahan subur potensialitas murni, kita mengerahkan daya tak terhingga itu bagi kita. @@@@@ Pada awalnya adalah hasrat, yang merupakan benih pertama dari pikiran; kaum bijak bestari yang bermeditasi dalam hati, dengan kebijaksanaan mereka mengetahui pertalian antara ada dan tiada. Madah Penciptaan, Rig Veda Kaidah spiritual kelima dari sukses adalah Kaidah tentang Niat dan Hasrat. Kaidah ini berdasarkan kepada fakta bahwa energi dan informasi ada dimana-mana, di alam semesta. Sesungguhnya, pada tingkatan medan kuantum, hanya energi dan informasi saja yang ada. Medan kuantum Cuma merupakan penamaan lain dari medan kesadaran murni atau potensialitas murni. Dan medan kuantum ini dipengaruhi niat dan hasrat. Marilah kita teliti proses ini secara terinci. Sekuntum bunga,...

Mengapa Surya Namaskara bisa menyembuhkan penyakit?

 S urya namaskara merupakan therapy yoga yang sangat ampuh, dan memiliki jangkauan therapy yang sangat luas. Karena Surya Namaskara ini mudah dan menyenangkan untuk dilakukan dan tidak butuh waktu banyak. Kesehatan pisik merupakan syarat mutlak bagi kesehatan mental. Pada bagian ini kita akan membicarakan dan menggaris bawahi Surya Namaskara sebagai peralatan therapy, yang menguraikan bagaimana bisa mencegah terjadinya penyakit dan meluruskan fungsi fisik, aliran energy dan keseimbangan mental. Sesungguhnya peranan Surya namaskara pada kesehatan mental jauh lebih besar dari apa yang di perkiraan orang. Walaupun Surya namaskar merupakan cara ampuh untuk membasmi berbagai penyakit, tapi harus diajarkan di bawah bimbingan ahlinya yang sudah memahami therapy Yoga ini, kalau tidak malah akan membuat cidera pada bagian tubuh kita. Proses penyembuhan harus di laksanakan secara perlahan-lahan dan terkendali di bawah bimbingan ahlinya. Beberapa gangguan penyakit yang yang dapat diper...

SEPATU ORANG LAIN

(Bukan iklan sepatu  😃 😃 ) Kita hanya mampu membeli tas tangan seharga 500ribu rupiah. Ketika kawan kita membeli tas tangan seharga 5juta rupiah,  kita bilang kawan kita berlebihan. Padahal ia belanja tak pakai uang kita. Ternyata ia sudah berhemat untuk tidak membeli tas seharga 40juta rupiah yang sanggup ia beli. Kita hanya mampu hidup selalu di dekat suami. Ketika kawan kita berpisah jarak dan waktu dengan suaminya, kita bilang kawan kita gegabah. Kita bilang ia menggadaikan rumah tangga demi materi. Ternyata ia tetap hidup rukun dan bahagia dalam perjuangan rumah tangganya. Kita hanya mampu menjadi ibu rumah tangga. Ketika kawan kita memilih bekerja sebagai pegawai, kita bilang ia menggadaikan masa depan anak. Ternyata ia bangun lebih pagi dari kita, belajar lebih banyak dari kita, berbicara lebih lembut pada anaknya, dan berdoa lebih khusyuk memohon pada Tuhan untuk penjagaan anak-anaknya. Kita hanya mampu mengatur uang belanja 1juta rupiah sebulan. Ketika kaw...

AGAR LEBIH BAHAGIA

Untuk mengatasi kendala dan mendapatkan kebahagiaan yang murni, Patanjali memberikan sejumlah cara perbaikan. Yang terbaik dari perbaikan ini ialah perpaduan 4 cara perbaikan: Maitri (keramahtamahan), Karuna (kasih sayang), Mudita (kesukaan) dan Upeksa (sikap acuh). Maitri tidak hanya keramahtamahan tetapi juga perasaan menyatu dengan objek keramahtamahan (atmiyata). Seorang ibu merasakan kebahagiaan yang membuncah saat anak-anaknya berhasil karena atmiyata, sebuah perasaan penyatuan, Patanjali merekomendasikan maitri untuk sukha (kebahagiaan atau kebajikan). Yogi mengelola maitri dan atmiyata demi kebaikan dan mengubah musuh menjadi kawan, menetralkan kebencian. Karuna tidak hanya menunjukkan belas kasihan atau kasih sayang dan meneteskan air mata kesedihan saat menyaksikan penderitaan (duhkha) orang lain. Inilah kasih sayang yang disertai dengan tindakan bakti untuk meringankan penderitaan orang lain. Yogi menggunakan semua yang ia miliki - fisik, ekonomi, mental atau moral – un...